• This is slide 1 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 2 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 3 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 4 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.
  • This is slide 5 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.

Minggu, 12 Maret 2017

Nyaris Jadi Pesakitan, Navas Kemudian Justru Jadi Pahlawan

Nyaris Jadi Pesakitan, Navas Kemudian Justru Jadi Pahlawan

Laga melawan Real Betis menunjukkan dua sisi mata uang Keylor Navas. Sempat bikin blunder, Navas kemudian juga membuat penyelamatan penting di akhir laga.

Madrid menjamu Betis di Santiago Bernabeu, Senin (13/3/2017) dinihari WIB, di lanjutan La Liga. Madrid memetik poin penuh berkat kemenangan 2-1 atas tim tamu.

Tapi kemenangan itu didapat dengan susah payah. Madrid tertinggal lebih dulu setelah kebobolan lebih dulu di menit ke-24. 

Navas membuat kesalahan fatal yang berujung gol. Dia gagal menangkap bola tendangan Antonio Sanabria dengan sempurna sehingga bergulir masuk ke dalam gawang.

Tapi Navas menebus kesalahannya itu di menit-menit akhir pertandingan. Madrid yang sudah berbalik memimpin lewat gol-gol Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos hampir saja kehilangan keunggulan jika Navas tak membuat penyelamatan penting.

Umpan silang Durmisi disambut sundulan oleh Sanabria yang lolos dari pengawalan. Tapi Navas dengan sigap melompat dan mengalau bola yang mengarah ke sisi kiri gawangnya. Penyelamatan itu jadi penting karena mengamankan tiga poinlaga berakhir tak lama kemudian.

Pelatih Madrid Zinedine Zidane enggan mengomentari kesalahan yang dibuat Navas itu. Menurutnya, justru Navas yang menyelamatkan tiga poin untuk Madrid.

"Saat jeda, saya tidak mengatakan apapun kepadanya. Ini adalah bagian dari permainan, dia bisa membuat kesalahan seperti yang lainnya," ujar Zidane seperti dikutip dari Football Espana.

"Tapi pada akhirnya dia menyelamatkan pertandingan ini untuk kami. Dialah yang melakukan penyelamatan sehingga kami menang," katanya.

Kemenangan ini membawa Madrid kembali ke puncak klasemen dengan 62 poin dari 26 pertandingan. Mereka unggul dua angka dari Barcelona yang ada di urutan kedua dan sudah memainkan 27 laga
.

Sabtu, 11 Maret 2017

Seorang Penyusup Membawa Ransel Ditangkap di Gedung Putih

Seorang Penyusup Membawa Ransel Ditangkap di Gedung Putih


Seorang penyusup yang membawa ransel ditangkap setelah memasuki lantai bawah Gedung Putih. Saat itu, pasukan pengawal US Secret Service menyebut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang berada di Gedung Putih.

Dilansir kantor berita AFP, Minggu (12/3/2017), penyusup itu ditangkap pada Jumat tengah malam. Saat itu, dia mengenakan seragam petugas Secret Service.

Pihak otoritas tidak menemukan benda berbahaya di dalam ransel itu. Wilayah yang disusupi juga telah disisir dan dinyatakan aman.

Sementara itu, CNN melaporkan Trump yang menghabiskan akhir pekannya di Gedung Putih saat itu telah diberitahu tentang situasi itu.

Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, John Kelly, jugua telah dilaporkan tentang kondisi keamanan saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat beberapa catatan penyusupan di Gedung Putih.

Pada tahun 2014 ketika Barack Obama menjabat sebagai Presiden AS, seorang veteran melompati pagar Gedung Putih, lari melintasi halaman, dan memasuki gedung dengan pisau di kantongnya

Jumat, 10 Maret 2017

Liverpool Akan Selalu Spesial untuk Xabi Alonso

Liverpool Akan Selalu Spesial untuk Xabi Alonso


Xabi Alonso telah mengumumkan akan pensiun di akhir musim ini. Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Liverpool disebutnya jadi tempat yang spesial.

Alonso telah memutuskan akan pensiun di akhir musim ini. Itu bertepatan dengan berakhirnya masa kontrak dengan Bayern Munich, klubnya saat ini, yang tuntas pada Juni mendatang


Di usia yang sudah 35 tahun, keputusan Xabi jelas masuk akal. Apalagi dia sudah meraih berbagai gelar top, antara lain dua titel Liga Champions bersama Liverpool dan Real Madrid.

Liverpool dan Madrid hanya dua dari lima tim yang pernah dibela Alonso dalam kariernya. Dia memulai di Real Sociedad dan sempat dipinjamkan ke Eibar, lalu memulai karier di luar negeri bersama Liverpool, pulang ke Spanyol untuk memperkuat Madrid, dan terakhir gabung Bayern.

Liverpool disebutnya selalu punya tempat istimewa di hidupnya. Di klub itulah Alonso merasa mencapai kedewasaan dan kematangan. Sejarah besar Liverpool turut membuatnya naik level.

"Masa saya di Inggris, bagi saya, adalah masa yang spektakuler. Saya baru 22 tahun, itu adalah pengalaman saya hidup sendiri dan tinggal di tempat yang mana bukan kota kelahiran saya," kata Alonso dikutip Sky Sports. 

"Sampai pada saat itu, saya masih tinggal bersama orang tua saya dan saya tahu segala sesuatu di lingkungan saya."

"Pindah ke Inggris itu adalah saat ketika saya menjadi seorang yang dewasa dan saya menyadari di tahun pertama itu di Liverpool, betapa itu adalah klub yang spesial, dengan semua sejarahnya dan tradisi klub. Sejak hari pertama, Anda menyadari betapa besarnya klub ini," tandas pria yang memenangi Piala Dunia 2010 bersama Spanyol ini

Selasa, 07 Maret 2017

Siap Tinggalkan Madrid, Isco Ingin Gabung Man City

Siap Tinggalkan Madrid, Isco Ingin Gabung Man City


Gelandang kreatif Isco dikabarkan sudah siap untuk meninggalkan Real Madrid di bursa transfer musim panas mendatang untuk bergabung dengan klub kaya raya Inggris, Manchester City.

Dilansir Daily Mirror, Isco sudah sangat frustrasi dengan situasinya yang jarang mendapat tempat di tim inti Los Blancos pilihan entrenador Zinedine Zidane.

Kontrak Isco bersama El Real bakal berakhir pada musim panas 2018 mendatang. Karena itu, pemain 24 tahun itu bersikeras untuk hengkang pada akhir musim ini karena tak ingin merugikan Real  dengan pergi secara gratis.

Manajer City, Pep Guardiola sejak lama dikenal sebagai pengagum permainan Isco dan sangat menginginkan kehadiran eks pemain Malaga tersebut di timnya.

Selain City, dua klub raksasa lainnya yang juga sempat dikaitkan dengan Isco adalah Barcelona dan Juventus. Namun penggawa timnas Spanyol itu diklaim lebih condong untuk melanjutkan kariernya di Inggris

Senin, 06 Maret 2017

Pedagang Bakso Diamankan Polisi karena Diduga Nistakan Agama

Pedagang Bakso Diamankan Polisi karena Diduga Nistakan Agama


Pedagang bakso di Tasikmalaya, Jawa Barat, ditangkap polisi karena memasang sampul kitab suci di sepatbor motor. 

SH diamankan anggota Reskrim Polsek Mangkubumi karena polisi khawatir SH akan menjadi sasaran amuk massa. Polisi mengetahui adanya kejadian ini berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Pada hari Senin (6/3), ada yang menceritakan, di pasar ada seseorang menggunakan sepeda motor di sepatbor belakang digunakan tutup sampul Al-Quran. Sudah diamankan polisi biar aman," ujar Kapolsek Mangkubumi Iptu Suyitno kepada wartawan, Senin (6/3/2017). 

Dalam pemeriksaan awal, SH mengaku tidak menyadari memasang sampul Al-Quran. Menurutnya, tindakan yang dilakukan hanya spontan saat menuju Pasar Cikurubuk untuk menghindari cipratan air hujan. 

Karena itu, SH menegaskan tidak berniat menistakan agama. Dia juga mengaku menyesal atas perbuatannya.

"Supaya tidak kecipratan air hujan, kan mau berangkat," ujar SH saat pemeriksaan di kantor polisi.

Polisi mengamankan barang bukti sampul Al-Quran serta sepeda motor. Polisi masih menyelidiki kasus ini

Minggu, 05 Maret 2017

Terima Pedang Emas dari Kerajaan Arab Saudi, Polri akan Lapor KPK

Terima Pedang Emas dari Kerajaan Arab Saudi, Polri akan Lapor KPK

Kerajaan Arab Saudi memberikan cenderamata berupa pedang emas ke Polri. Pedang emas diberikan melalui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi. 

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, pedang emas diberikan saat Dubes Saudi berkunjung ke Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3) lalu.

Kendati saat acara pemberian pedang emas diterima oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, lanjut Boy, pedang emas itu diberikan untuk institusi Polri.

"Pemberian cenderamata pedang emas dari kerajaan Arab Saudi tersebut adalah untuk institusi Polri, bukan untuk Pak Tito sebagai pribadi," kata Boy kepada detikcom, Minggu (5/3/2017).

Boy menambahkan, pedang emas pemberian Kerajaan Arab Saudi itu akan dilaporkan ke KPK.

"Penerimaan hadiah tersebut juga akan dilaporkan kepada Direktorat Gratifikasi KPK pada waktunya. Selanjutnya cenderamata tersebut akan disimpan di Museum Polri," tuturnya

Rabu, 01 Maret 2017

Resmi, Enrique Umumkan Pengunduran Diri Dari Barcelona

Resmi, Enrique Umumkan Pengunduran Diri Dari Barcelona


Teka-teki masa depan Luis Enrique di Barcelona terjawab sudah. Enrique dipastikan tidak akan memperpanjang masa baktinya di Barcelona setelah musim ini berakhir.

Masa depan Enrique memang menjadi bahan perbincangan di Spanyol karena situasinya yang relatif buruk. Yang pertama, kontrak Enrique memang akan berakhir pada musim panas mendatang dan tidak pernah ada tanda-tanda akan diperpanjang.

Selain itu, kinerja Barcelona yang musim ini di bawah standar juga membuat posisi Enrique semakin sulit. Rumor bahwa para pemain Barca sudah kehilangan kepercayaan kepada Enrique juga semakin menyulut spekulasi bahwa Enrique akan berhenti.

Terus dibayangi ketidakpastian, Enrique akhirnya memberikan kejelasan. Ia menegaskan akan meninggalkan Barcelona setelah kontraknya habis musim panas ini. Hal itu disampaikan Enrique di akhir konferensi pers pertandingan melawan Sporting Gijon.

"Saya ingin mengakhiri konferensi pers ini dengan cara yang berbeda. Sekarang saya bisa umumkan bahwa saya tidak akan menjadi pelatih Barca musim depan. Saya tidak akan memperpanjang kontrak saya pada akhir musim nanti. Saya sudah bicara dengan Albert Soler dan Robert Fernandez. Saya katakan bahwa kemungkinan besar saya akan mengambil keputusan ini dan mereka meminta saya untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Tapi sekarang waktunya sudah tiba," terang Enrique seperti dilansir Football Espana.